Skip navigation

Terenggut sepi
Tertelan hening
Asa ikut terputus saat semangat ini pupus
Kelam segelap malam

Semilir angin malam menemani
Dinginnya tak mampu tertandingi
Termangu menatap atap bumi
Menengadah seluruh diri

Tuhan, maafkanlah hambamu ini
Yang telah lupa akan fitrahnya

Lumuran dosa telah tercampur dengan darah
Seakan menyatu dalam diri
Dan tak terpisahkan

Memohon ampunanMu terasa hina
Namun tak ada yang bisa kulakukan
Hanya bisa mengadu
Dan meminta padamu, Tuhan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: