Skip navigation

matahari mencapai titik tertinggi dalam rotasi dunia
peluh membasahi wajah kecil yang tak berdosa
berjalan seperti biasa

seketika langkah terhenti
manakala terdengar suara riuh rendah tangis menggema di telinga

tanpa terbersit tanya
ada apa?
perlahan melangkahkan kaki

datang menghampiri sang ibunda
dibisikkan kata demi kata di bibir telinga

raga pun lunglai seketika
terduduk lesu
tertunduk pilu

sorotan mata yang kosong
tampak tak bisa menerima kenyataan
cucuran peluh keringat
berganti air mata yang tak terbendung

sang penuntun jalan tlah menghadapNya
tanpa setitik kabar berita

rasa tak percaya terus merasuki
rasa kehilangan terus menghantui

tak mampu mengecup keningnya
hanya untuk terakhir kalinya
tak mampu mengucap kata maaf
hanya untuk melapangkan dada

selamat jalan ayah….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: