Skip navigation

Terpaku diri ini
Terhempas tak berarti
Merasakan kenyataan
Yang hancurkan perasaan

Bagai pasir yang tersapu ombak
Tak mampu melawan semua
Hanya bisa menerima
Tak peduli hati ini kan terluka

Kau terang ku
Yang dulu ku banggakan
Hilang bersama gelap
Dan takkan pernah kembali

Jiwa yang kosong
Membawaku ke dalam lembah yang kelam

Asa yang telah hilang
Terasa takkan kembali
Tetesan air mata
Mungkin hanya pengalihan rasa

Terperanjat diri ini
Mencoba terbangun dari keterpurukkan
Yang tak ada habisnya
Tetap tak bisa

Hanya menatap langit gelap
Mencoba tetap berdiri tegak
Meski hati ini terasa rapuh
Seakan terbunuh

Tuhan
Sang pencipta alam
Takdirku tlah Kau ukir
Indah kehendakMu kan abadi

Meski takkan ada yang kekal
Di dunia yang penuh nista

Degupan jantung ini
Hela nafas ini

Takkan berarti tanpa hati

Hati yang tersakiti
Membekas
Dan mungkin takkan hilang
Membuat jantung dan nafas
Takkan menari seirama
Seperti alunan simfoni

Sisa mimpi yang telah tersusun rapi
Terkubur bersama senyum palsu
Tawa pilu
Mimpi yang hanya sebagai fatamorgana

Terjaga dan terus terjaga…. menunggu kembali datangnya terangku…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: